Laporan
Logika dan Fungsi
Disusun oleh :
Rosalia Krenata
Mufarokhah
1742620070
D-IV Manajemen
Pemasaran/2F/24
Program Studi D-IV Manajemen Pemasaran
Jurusan Administrasi Niaga
Politeknik Negeri Malang
2018
A.
Tujuan
1.
Agar lebih mengenal Microsoft Excel
2.
Dapat mengetahui fungsi-fungsi di dalam Microsoft
Excel
3.
Mempermudah pengerjaan data dalam excel
4.
Mempercepat pekerjaan yang dilakukan
B.
Logika dan Fungsi
1.
Fungsi IF
1)
Fungsi dasar
Rumus dari fungsi dasar IF adalah =IF(logical_tes,jika_benar,jika_salah). Contohnya adalah =IF(b18>=60;”lulus”;”tidak lulus”). Apabila menggunakan excel 2010 keatas
menggunakan titik koma ( ; ) jika menggunakan excel 2010 kebawah hanya
menggunakn koma saja ( , ). Contoh soalnya adalah jika
seorang siswa mendapat nilai diatas 60 maka dinyatakan lulus namun jika
mendapat nilai dibawah 60 dinyatakan tidak lulus maka penyelesaiannya adalah
sebagai berikut :
Penjelasan :
Yang pertama
dilakukan adalah mendata nilai-nilai yang diperoleh para siswa pada kolom A
lalu pada kolom B2 diberi rumus yaitu =IF(A2>=60;"Lulus";"Tidak
Lulus") lalu tinggal didrag kebawah.
2)
Syarat berupa halaman cell
Kegunaan dari fungsi ini hampir sama
dengan fungsi diatas namun untuk fungsi IF ini menggunakan syarat berupa cell,
maka rumus yang digunakan adalah =IF(B18>=F$5, “lulus”, “tidak lulus”).
Contoh kasus jika seorang siswa
mendapat nilai ujian diatas 50 maka dinyatakan lulus namun jika mendapat nilai
dibawah 50 dinyatakan tidak lulus maka penyelesaiannya adalah sebagai berikut :
Langkah-Langkah
yang dilakukan :
(1) Yang pertama adalah menulis data nilai siswa.
(2) Membuat nilai minimal pada cell yang akan dibuat
syarat pada rumus.
(3) Memasukkan rumus pada B2 =IF(A2>=$E$1;"lulus";"tidak
lulus")
E1 adalah cell yang diisikan dengan nilai minimal lalu diabsolutkan
dengan memencet tombol F4. Fungsi diabsolutkan adalah jika nilai yang berada di
syarat cell maka akan otomatis berubah.
(4) Lalu tinggal didrag kebawah.
3)
Argumen berupa teks
Digunakan untuk kolom sebab akibat,
contohnya jika musim hujan menyebabkan banjir rumus yang digunakan =IF(B5=
“hujan”, “kebanjiran”, “kekeringan”. Contoh soal : jika sudah memiliki KTP bisa
memilih jika belum punya KTP tidak bisa memilih.
Langkah-Langkah yang dilakukan :
(1) Yang pertama adalah menulis syarat yang harus
dipenuhi pada kolom A.
(2) Memasukkan rumus pada B2 =IF(A2="Punya KTP";"Bisa Memilih";"Tidak Bisa
Memilih")
(3) Lalu tinggal didrag kebawah.
2.
Fungsi OR
Digunakan apabila syarat yang harus
dipenuhi terdapat 2 pilihan atau lebih contohnya apabila terdapat syarat pendidikan SMU/SMK atau DI =
Tes tahap 1 selain itu Gagal maka rumus yang digunakan adalah =IF(OR(C12=”SMU/SMK”;(C12=”DI”);”Tes
Tahap 1”; “Gagal”). Contoh penyelesaian soal dengan syarat jika memiliki pendidikan SMU/SMK atau DI lolos Tes tahap 1 selain itu Gagal mengikuti tes adalah sebagai berikut.
Cara menggerjakan :
Memasukkan data
nama calon karyawan yang akan mendaftar berserta pendidikannya. Lalu pada kolom
C dimasukkan rumus =IF(OR(B2="SMU/SMK";B2="DI");"Tes
Tahap1";"Gagal"), kenapa B2 karena di kolom tersebut merupakan
syarat yang harus dipenuhi oleh calon karyawan. Lalu tinggal didrag kebawah.
3.
Fungsi AND
Digunakan jika terdapat 2 syarat yang
harus dipenuhi. Rumus yang dapat digunakan adalah =IF(AND(C15>=$I$4, D15<=$H$5),”Tes Tahap 1”, “Gagal”). Contoh soal,
seorang pelamar pekerjaan di suatu perusahaan harus memenuhi syarat minimal
masa kerja 5 tahun dan maksimal berumur 30 tahun. Maka penyelesainnya adalah
sebagai berikut.
Langkah-Langkah pengerjaannya yang dilakukan :
(1) Yang pertama adalah menulis data pelamar berserta
pengalaman masa kerja dan umurnya.
(2) Membuat syarat yang harus dipenuhi pada cell,
yang berwarna kuning cell G1 adalah minimal masa kerja 5 tahun dan yang
berwarna abu-abu cell G2 adalah umur maksimal pelamar yaitu 30 tahun.
(3) Memasukkan rumus pada kolom keterangan yaitu D2
dengan mengetik =IF(AND(B2>=$G$1;C2<=$G$2);"Tes Tahap
1";"Gagal"). Untuk mengabsolutkan cell G1 dan G2 dengan memencet
tombol F4 setelah mengetik atau mengeklik kolom tersebut. Fungsi diabsolutkan
adalah jika angka yang menjadi syarat cell maka akan otomatis berubah.
(4) Lalu tinggal didrag kebawah.
4.
IF bertingkat
Contoh kasus Jika nilai mahasiswa <45 mendapat E,
jika nikai mahasiswa <55 mendapat D,
jika nilai mahasiswa <65 mendapat C,
jika nilai mahasiswa <70 mendapat C+,
jika nilai mahasiswa <80 mendapat B,
jika nilai mahasiswa <90 mendapat B+,
dan 100 mendapat A.
Penyelesainnya
adalah dibawah ini :
Cara
pengerjaan :
Pertama adalah memasukkan NIM mahasiswa
berserta nilainya lalu pada kolom huruf yaitu kolom C2 dimasukkan rumus =IF(B2<46;"E";
IF(B2<56;"D"; IF(B2<66;"C";
IF(B2<71;"C+"; IF(B2<81;"B";
IF(B2<91;"B+";"A")))))). Lalu tinggal didrag dari kolom
tersebut kebawah.
5.
VLOOKUP
Merupakan bentuk tabel yang dimana judul
kolomnya terletak dibagian atas dan data-datanya tersusun ke bawah secara
vertikal. Contoh soal :
Penjelasan
:
(1)
Untuk
penggunaan pada kolom Huruf dapat menggunakan rumus dibawah ini:
=VLOOKUP(B2;$K$2:$M$11;2)
(2)
Untuk
penggunaan pada kolom Bobot dapat menggunakan rumus dibawah ini:
=VLOOKUP(B2;$K$2:$M$11;3)
6.
HLOOKUP
HLOOKUP fungsinya sama seperti VLOOKUP
jika VLOOKUP bentuknya vertikal maka HLOOKUP bentuknya horizontal contoh kasus
:
Keterangan :
(1)
Untuk
penggunaan pada kolom Huruf dapat menggunakan rumus dibawah ini:
=HLOOKUP(B2;$H$1:$Q$3;2)
(2)
Untuk
penggunaan pada kolom Bobot dapat menggunakan rumus dibawah ini:
=HLOOKUP(B2;$H$1:$Q$3;3)
7.
Fungsi LEFT, MIDDLE, RIGH
Digunakan jika hanya ingin menggambil bagian
kiri, tengah atau kanan saja. Contoh :
Rumus :
(1)
Untuk kolom left =LEFT(A2;4)
(2)
Untuk kolom middle =MID(A2;2;3)
(3)
Untuk kolom right =RIGHT(A2;4)










No comments:
Post a Comment