Saturday, September 29, 2018

Laporan Microsoft Excel Ke-3



Laporan
Logika dan Fungsi



Disusun oleh :
Rosalia Krenata Mufarokhah
1742620070
D-IV Manajemen Pemasaran/2F/24




Program Studi D-IV Manajemen Pemasaran
Jurusan Administrasi Niaga
Politeknik Negeri Malang
2018






A.    Tujuan
1.      Agar lebih mengenal Microsoft Excel
2.      Dapat mengetahui fungsi-fungsi di dalam Microsoft Excel
3.      Mempermudah pengerjaan data dalam excel
4.      Mempercepat pekerjaan yang dilakukan
B.     Logika dan Fungsi
1.      Fungsi IF
1)      Fungsi dasar
Rumus dari fungsi dasar IF adalah =IF(logical_tes,jika_benar,jika_salah). Contohnya adalah =IF(b18>=60;”lulus”;”tidak lulus”). Apabila menggunakan excel 2010 keatas menggunakan titik koma ( ; ) jika menggunakan excel 2010 kebawah hanya menggunakn koma saja ( , ). Contoh soalnya adalah jika seorang siswa mendapat nilai diatas 60 maka dinyatakan lulus namun jika mendapat nilai dibawah 60 dinyatakan tidak lulus maka penyelesaiannya adalah sebagai berikut :






Penjelasan :
Yang pertama dilakukan adalah mendata nilai-nilai yang diperoleh para siswa pada kolom A lalu pada kolom B2 diberi rumus yaitu =IF(A2>=60;"Lulus";"Tidak Lulus") lalu tinggal didrag kebawah.
2)      Syarat berupa halaman cell
Kegunaan dari fungsi ini hampir sama dengan fungsi diatas namun untuk fungsi IF ini menggunakan syarat berupa cell, maka rumus yang digunakan adalah =IF(B18>=F$5, “lulus”, “tidak lulus”). Contoh kasus jika seorang siswa mendapat nilai ujian diatas 50 maka dinyatakan lulus namun jika mendapat nilai dibawah 50 dinyatakan tidak lulus maka penyelesaiannya adalah sebagai berikut :
Langkah-Langkah yang dilakukan :
(1)   Yang pertama adalah menulis data nilai siswa.
(2)   Membuat nilai minimal pada cell yang akan dibuat syarat pada rumus.
(3)   Memasukkan rumus pada B2 =IF(A2>=$E$1;"lulus";"tidak lulus")
E1 adalah cell yang diisikan dengan nilai minimal lalu diabsolutkan dengan memencet tombol F4. Fungsi diabsolutkan adalah jika nilai yang berada di syarat cell maka akan otomatis berubah.
(4)   Lalu tinggal didrag kebawah.
3)      Argumen berupa teks
Digunakan untuk kolom sebab akibat, contohnya jika musim hujan menyebabkan banjir rumus yang digunakan =IF(B5= “hujan”, “kebanjiran”, “kekeringan”. Contoh soal : jika sudah memiliki KTP bisa memilih jika belum punya KTP tidak bisa memilih.



Langkah-Langkah yang dilakukan :
(1)   Yang pertama adalah menulis syarat yang harus dipenuhi pada kolom A.
(2)   Memasukkan rumus pada B2 =IF(A2="Punya KTP";"Bisa Memilih";"Tidak Bisa Memilih")
(3)   Lalu tinggal didrag kebawah.
2.      Fungsi OR
Digunakan apabila syarat yang harus dipenuhi terdapat 2 pilihan atau lebih contohnya apabila terdapat syarat pendidikan SMU/SMK atau DI = Tes tahap 1 selain itu Gagal maka rumus yang digunakan adalah =IF(OR(C12=”SMU/SMK”;(C12=”DI”);”Tes Tahap 1”; “Gagal”). Contoh penyelesaian soal dengan syarat jika memiliki pendidikan SMU/SMK atau DI lolos Tes tahap 1 selain itu Gagal mengikuti tes adalah sebagai berikut.



Cara menggerjakan :
Memasukkan data nama calon karyawan yang akan mendaftar berserta pendidikannya. Lalu pada kolom C dimasukkan rumus =IF(OR(B2="SMU/SMK";B2="DI");"Tes Tahap1";"Gagal"), kenapa B2 karena di kolom tersebut merupakan syarat yang harus dipenuhi oleh calon karyawan. Lalu tinggal didrag kebawah.
3.      Fungsi AND
Digunakan jika terdapat 2 syarat yang harus dipenuhi. Rumus yang dapat digunakan adalah =IF(AND(C15>=$I$4, D15<=$H$5),”Tes Tahap 1”, “Gagal”). Contoh soal, seorang pelamar pekerjaan di suatu perusahaan harus memenuhi syarat minimal masa kerja 5 tahun dan maksimal berumur 30 tahun. Maka penyelesainnya adalah sebagai berikut.



Langkah-Langkah pengerjaannya yang dilakukan :
(1)   Yang pertama adalah menulis data pelamar berserta pengalaman masa kerja dan  umurnya.
(2)  Membuat syarat yang harus dipenuhi pada cell, yang berwarna kuning cell G1 adalah minimal masa kerja 5 tahun dan yang berwarna abu-abu cell G2 adalah umur maksimal pelamar yaitu 30 tahun.
(3) Memasukkan rumus pada kolom keterangan yaitu D2 dengan mengetik =IF(AND(B2>=$G$1;C2<=$G$2);"Tes Tahap 1";"Gagal"). Untuk mengabsolutkan cell G1 dan G2 dengan memencet tombol F4 setelah mengetik atau mengeklik kolom tersebut. Fungsi diabsolutkan adalah jika angka yang menjadi syarat cell maka akan otomatis berubah.
(4)   Lalu tinggal didrag kebawah.
4.      IF bertingkat
Contoh kasus Jika nilai mahasiswa <45 mendapat E, jika nikai mahasiswa <55 mendapat D, jika nilai mahasiswa <65 mendapat C, jika nilai mahasiswa <70 mendapat C+, jika nilai mahasiswa <80 mendapat B, jika nilai mahasiswa <90 mendapat B+, dan 100 mendapat A. Penyelesainnya adalah dibawah ini :



Cara pengerjaan :
Pertama adalah memasukkan NIM mahasiswa berserta nilainya lalu pada kolom huruf yaitu kolom C2 dimasukkan rumus =IF(B2<46;"E"; IF(B2<56;"D"; IF(B2<66;"C"; IF(B2<71;"C+"; IF(B2<81;"B"; IF(B2<91;"B+";"A")))))). Lalu tinggal didrag dari kolom tersebut kebawah.
5.      VLOOKUP
Merupakan bentuk tabel yang dimana judul kolomnya terletak dibagian atas dan data-datanya tersusun ke bawah secara vertikal. Contoh soal :



Penjelasan :
(1)   Untuk penggunaan pada kolom Huruf dapat menggunakan rumus dibawah ini:
=VLOOKUP(B2;$K$2:$M$11;2)
(2)   Untuk penggunaan pada kolom Bobot dapat menggunakan rumus dibawah ini:
=VLOOKUP(B2;$K$2:$M$11;3)
6.      HLOOKUP
HLOOKUP fungsinya sama seperti VLOOKUP jika VLOOKUP bentuknya vertikal maka HLOOKUP bentuknya horizontal contoh kasus :



Keterangan  :
(1)   Untuk penggunaan pada kolom Huruf dapat menggunakan rumus dibawah ini:
=HLOOKUP(B2;$H$1:$Q$3;2)
(2)   Untuk penggunaan pada kolom Bobot dapat menggunakan rumus dibawah ini:
=HLOOKUP(B2;$H$1:$Q$3;3)
7.      Fungsi LEFT, MIDDLE, RIGH
Digunakan jika hanya ingin menggambil bagian kiri, tengah atau kanan saja. Contoh :



Rumus :
(1)   Untuk kolom left =LEFT(A2;4)
(2)   Untuk kolom middle =MID(A2;2;3)
(3)   Untuk kolom right =RIGHT(A2;4)

Friday, September 21, 2018

Laporan Microsoft Excel Ke-2


Laporan
Data Masukan dan Teks





Disusun oleh :
Rosalia Krenata Mufarokhah
1742620070
D-IV Manajemen Pemasaran/2F




Program Studi D-IV Manajemen Pemasaran
Jurusan Administrasi Niaga
Politeknik Negeri Malang
2018






A.    Tujuan
1.      Agar lebih mengenal Microsoft Excel
2.      Mempermudah memasukkan data dan teks
3.      Mengetahui cara menggabungkan teks dengan angka
B.     Data Masukan dan Teks
1.      Pencatatan Bilangan
2.      Mencatat Angka dengan Tambahan Teks
3.      Pencatatan Bilangan Pecahan
4.      Format Teks
Fungsi TEXT memungkinkan untuk mengubah cara angka muncul dengan menerapkan pemformatan ke dalamnya dengan kode format. Hal ini bermanfaat ketika ingin menampilkan angka dalam format yang lebih mudah dibaca, atau ketika ingin menggabungkan angka dengan teks atau simbol.
a.       Angka dan #
Angka (bilangan)
2500000
Hasil
Rp 2500000.
Penulisan Fungsi
=TEXT(C3,”Rp #.###”)



   Penerapannya :



b.      Angka dan 0
Angka (Bilangan)
2500000
Hasil
Rp 2500000
Penulisan Fungsi
=TEXT(C3, “Rp #.###”)
   Penerapannya :


5.      Menggabungkan Teks dan Bilangan Angka Terformat
Dapat digunakan jika ingin menggabungkan teks dengan bilanggan seperti contoh dibawah ini. Dengan cara menuliskan =“teks yang ingin dimunculkan” &kolom bilangan. Contoh :


Untuk membuat gabungan teks dengan bilangan seperti contoh diatas diperlukan rumus :
a.       Untuk B7 (kolom warna kuning) ="Jumlah Dibayar "&G4
b.      Untuk B9 (kolom warna merah)="Jumlah Dibayar "&TEXT(G4;"Rp. #.##0,00")
6.      Format Teks untuk Tanggal
Format tanggal dalam bentuk angka dapat dapat diubah menjadi teks dengan d untukmewakilihari, m bulandan y mewakilimewakilitahun. Selain itu terdapat kode lainnya seperti dibawah ini :
a.       Kode m : Menampilkan digit angka bulan (1-12) dari sebuah tanggal.
b.      Kode mm : Menampilkan 2 digit angka bulan (01-12) dari sebuah tanggal. Jika angka bulan hanya 1 digit maka digit pertama akan digantikan nol(0)
c.       Kode mmm : Menampilkan teks/huruf nama bulan sebagai singkatan. Contoh : Jan, Feb, Mar s/d Des.
d.      Kode mmmm : Menampilkan teks/huruf nama bulan dari sebuah nilai tanggal. Contoh : Januari, Februari, Maret s/d Desember.
e.       Kode mmmmm : Menampilkan huruf awal nama bulan. Contoh : J, F, M s/d D.
f.       Kode d : Menampilkan angka hari (tanggal). Contoh: 1, 2, 3 s/d 31
g.      Kode dd : Menampilkan 2 digit angka hari (tanggal). Jika angka hari (tanggal) hanya 1 digit maka digit pertama digantikan nol(0). Contoh: 01, 02, 03 s/d 31.
h.      Kode ddd : Menampilkan singkatan nama hari. Contoh: Sen, Sel, Rab, Kam, Jum, Sab, Mgg.
i.        Kode dddd : Menampilkan nama lengkap hari. Contoh: Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu, Minggu.
j.        Kode yy : Menampilkan 2 digit terakhir angka tahun
k.      Kode yyyy : Menampilkan 4 digit dari angka tahun

Contoh :



Untuk membuat kolom seperti diatas dapat dilakukan dengan cara menggunakan rumus dibawah ini :
a.       B2 ditulis dengan rumus =TODAY()
b.      B3 ditulis dengan rumus =TEXT(B2;"dd mmmm yyy")
c.       B4 ditulis manual
d.      B5 ditulis dengan rumus =(B3-B4)
7.      Menggabungkan Teks dengan Tanggal Terformat
Selanjutnya adalah mengga bungkan teks dengan tanggal terformat, dari kolom diatas tadi yang berisi tanggal akan digabungkan dengan teks yang kita tulis manual dalam kolom A7.

Dengan cara :
a.       A7 ditulis manual
b.      A9 ditulis dengan rumus =A7&"Hari"&TEXT(B4; " dddd ")& " Bulan "&TEXT(B4; " mmmm ")&  "Tahun "&TEXT(B4; " yyy ")

8.      Teks untuk Format Waktu
1)      Fungsi Now akanmenghasilkanwaktusesuaisesuai system komputerdalam format tanggaldan jam
2)      Format jam dalambentukangkadapatdiubahdiubahmenjaditeksdenganhuruf h=jam, m=menit dan s=detik
3)      Fungsi TODAY hanyamenampilkantanggaldanfungsi NOW menampilkantanggaldan jam
Selain fungsi yang terdapat diatas terdapat kode-kode lain antara lain :
a.       h : Menampilkan digit angka Jam (0-23).
b.      hh : Menampilkan 2 digit angka jam (00-23). Jika angka jam hanya terdiri dari 1 digit (1-9) maka digit pertama akan digantikan dengan nol (01-09).
c.       m : Menampilkan digit angka menit (0-59).
d.      mm : Menampilkan 1 atau 2 digit angka menit (00-59). Jika angka menit hanya terdiri 1 digit (1-9) maka digit pertama akan digantikan dengan nol (01-09) .
e.       s : Menampilkan angka detik (0-59).
f.       ss : Menampilkan 2 digit angka detik (00-59). Untuk detik 1-9 diawali dengan nol (01-09).
g.       AM/PM : Menampilkan waktu dalam format 12 Jam. AM mewakili 12 Jam waktu mulai tengah malam sampai tengah Hari, sedangkan PM mewakili 12 Jam tengah hari sampai tengah malam.

Contohnya :
                Dapat dilakukan dengan cara :
1)      A2, A3, A6 ditulis manual untuk keterangan saja
2)      B2 tulis manual
3)      B3 dengan rumus =NOW()
4)      B6 dengan rumus=TEXT(B2;"hh")
5)      C6 dengan rumus=TEXT(NOW();"hh")

Laporan Microsoft Excel Ke-11 Petemuan 16

Laporan Pivot Disusun oleh : Rosalia Krenata Mufarokhah 1742620070 D-IV Manajemen Pemasaran/2F/24 Program Studi D...